
Jakarta, (tvOne)
Seorang bayi perempuan bernama Adzka Fikra Maksudi, usia 3,5 bulan, lahir dengan kondisi tulang rapuh. Bayi perempuan pasangan Fadli dan Afridawati asal Jorong Melur, Nagari Lubuk Jantan, Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat ini hanya bisa tergolek lemah.
Akibat kondisi tulang yang rapuh dan mudah patah, bayi Adzka tidak bisa digendong seperti bayi normal lainnya. Berdasarkan hasil foto rontgen tim dokter, lebih sepuluh kali patahan terjadi pada tulang Adzka yang lahir dengan berat 5,27 kg ini. Patahan tersebut terlihat di tulang kaki, tangan, dan tulang rusuk.
Adzka saat ini dirawat di bagian kronik Rumah Sakit DR M Djamil Padang. Dokter mendiagnosa Adzka menderita osteogenesis imperfecta yaitu penyakit kelainan gen pada tulang.
Orang tua Adzka mengaku pasrah dengan keadaan putri keduanya tersebut. Sebab untuk melakukan pengobatan Adzka membutuhkan biaya yang sangat besar. Seperti pembelian obat yang diberikan kepada Adzka selama tiga hari berturut-turut dalam periode per tiga bulan seharga Rp4,2 juta.
Sementara obat tersebut tidak termasuk dalam tanggungan kartu Jamkesda yang dimiliki orang tua Adzka. Selain itu, Adzka juga harus menjalani tes DXA atau Dual Energy X-Ray Absorptiometry untuk menilai reaksi densitas mineral tulang. Ibu Adzka berharap ada pihak yang membantu kesembuhan putri tercintanya.