tvOne Newsticker

Beranda

Live Streaming

Program tvOne

Rilis Pres

Jadwal

Indeks

Karier

Tentang Kami

Sabtu, 19 Mei 2012


Kabar Nusantara

Perairan Kalbar Berpotensi Gelombang Enam Meter

Rabu, 25 Januari 2012 18:35 WIB

Pontianak, (tvOne).

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Balai Besar Wilayah II Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak, Rabu, (25/1) menyatakan beberapa kawasan perairan di Kalimantan Barat berpotensi terjadi gelombang setinggi 5,0 meter-6,0 meter sehingga berbahaya untuk semua jenis pelayaran menggunakan kapal motor.

"Delapan kawasan perairan Kalbar, yakni perairan China Selatan utara Natuna, Kepulauan Natuna, Laut Natuna, dan Kepulauan Natuna, Kepulauan Anabas, Pontianak, Sambas-Singkawang, Karimata dan Ketapang, sejak Rabu (25/1) hingga Sabtu (28/1) sangat berpeluang terjadi gelombang setinggi 5,0 meter hingga 6,0 meter," kata Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Pontianak, Prada Wellyantama.

Wellyantama menjelaskan, untuk potensi gelombang hingga mencapai 6,0 meter sangat berbahaya untuk semua kegiatan pelayaran menggunakan kapal motor baik kecil maupun besar.

Data BMKG Maritim Pontianak mencatat, potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan Kalbar, untuk beberapa hari ke depan, yakni pada Rabu (25/1) perairan Natuna 3,0 meter - 4,0 meter, perairan China Selatan utara Natuna 4,0 meter - 5,0 meter, Kepulauan Natuna 4,0 meter - 5,0 meter, Kepulauan Anabas 1,5 meter - 2,5 meter, Sambas - Singkawang 2,5 meter - 3,5 meter, Pontianak 2,0 meter - 3,0 meter, Karimata 4,0 meter - 5,0 meter, dan Ketapang 2,5 meter - 3,5 meter.

Kemudian, pada Kamis (26/1) ketinggian gelombang perairan Natuna, perairan China Selatan utara Natuna, Kepulauan Natuna, Kepulauan Anabas, dan Sambas, Pontianak, Karimata dan Ketapang ketinggian gelombang rata-rata 2,5 meter - 6,0 meter.

Pada Jumat (27/1) ketinggian gelombang perairan Natuna, perairan China Selatan utara Natuna, Kepulauan Natuna, Kepulauan Anabas, dan Sambas, Pontianak, Karimata dan Ketapang ketinggian gelombang juga masih rawan kapal motor kecil, yakni rata-rata 3,0 meter - 6,0 meter.

Sementara, Sabtu (28/1) ketinggian gelombang perairan Natuna, perairan China Selatan utara Natuna, Kepulauan Natuna, Kepulauan Anabas, dan Sambas, Pontianak, Karimata dan Ketapang ketinggian gelombang malah semakin tinggi sehingga rawan bagi semua jenis kapal motor, yakni rata-rata 2,0 meter - 5,0 meter.

Data, BMKG Maritim Pontianak, mencatat angin kencang masih akan terjadi hingga Februari 2012.

Sebelumnya, Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Pontianak Erika Mardiyanti, untuk ketinggian gelombang dua meter berbahaya untuk kapal tongkang dan kapal nelayan. Ketinggian gelombang tiga meter kapal tongkang, nelayan, tugboat, kapal roro, feri, sedangkan untuk ketinggian gelombang empat hingga lima meter hingga lebih, sangat berbahaya untuk semua jenis kapal. (Ant)

2592+at
Bookmark and Share
Komentar Kabar
Kirim Komentar