Facebook tvOneNews Twitter tvOneNews RSS tvOneNews
tvOne Newsticker
Kamis, 23 Februari 2012

Kabar Nusantara

Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah di Majene

Selasa, 31 Januari 2012 22:00 WIB

Majene, Sulbar, (tvOne).

Puting beliung rusak puluhan rumah do Kecamatan Banggae dan Banggae Timur, Kabupaten Majene, sulawesi Barat (Sulbar) pada Senin, (30/1) malam. Sedikitnya lima rumah mengalami rusak padah dan puluhan rumah lainnya mengalami rusak ringan.

Rumah yang rusak parah di antaranya, dua rumah di Kecamatan Bangge yaitu masing-masing satu rumah di Kelurahan Baru dan Kelurahan Banggae, serta tiga rumah terdapat di Lingkungan Tunda Desa Labuang Kecamatan Banggae Timur.

"Diperkirakan saat ini masih terdapat puluhan rumah di Kecamatan Banggae yang rusak ringan. Saat ini kami sementara melakukan identifikasi sebab masih menunggu laporan dari tim kecamatan yang ditugaskan untuk mengidentifikasi," ungkap Camat Bangge, Anwar Lazim di Majene, Selasa, (31/1).

Anwar mengatakan, terjangan angin puting beliung tidak hanya merusak rumah warga, namun juga merusak sejumlah tanaman milik warga dan beberapa pepohonan tumbang akibat kencangnya terjangan angin yang disertai hujan tersebut.

"Yang kami ketahui, di Desa Soreang Kecamatan Banggae terdapat sejumlah pohon yang tumbang. Untungnya tidak merusak rumah warga sebab letaknya jauh dari kawasan pemukiman," lanjut Anwar.

Beberapa warga telah membenahi kembali rumahnya. Rencananya, pihak kecamatan akan mengidentifikasi seluruh bangunan yang rusak dan akan mengajukan bantuan dari Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Majene.

Warga Kalurahan Baru yang rumahnya rusak parah, Abdul Rahim mengaku peristiwa puting beliung ini terjadi secara tiba-tiba. Apalagi saat kejadian dia sedang berkumpul bersama empat anggota keluarganya di dalam rumah.

"Untungnya kami segera keluar dari rumah dan mencari tempat yang aman sambil menunggu hantaman angin bisa segera berhenti. Kami hanya mampu pasrah melihat rumah kami hancur diterjang angin," ungkapnya.

Sementara itu, warga Desa Labuang, Majid yang rumahnya rubuh berharap agar pemerintah segera memberikan bantuan. Saat ini Majid mengungsi ke rumah tetangganya sambil membenahi kembali rumahnya itu.

Meskipun sebagian besar rumah warga berbahan kayu, namun tidak seluruhnya mengalami kerusakan. Kaorbannya juga tidak terpusat pada satu lokasi, akan tetapi tersebar di beberapa kelurahan dan kecamatan. (Ant)

2371+at
Bookmark and Share

Komentar Kabar
Kirim Komentar