Kabar Nusantara
Puluhan Rumah di Lebak Rusak Terkena Longsoran Jalan
Rabu, 1 Februari 2012 23:02 WIB
Lebak, (tvOne).
Sekitar 21 rumah warga Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Banten, rusak akibat terkena longsoran jalan antardesa di daerah ini, setelah diguyur hujan beberapa hari terakhir.
"Kami sudah melaporkan kejadian bencana alam ini kepada pemerintah Kabupaten Lebak untuk ditindaklanjuti," kata Camat Sajira, Yusup di Rangkasbitung, Rabu, (1/2).
Yusup menjelaskan, jalan desa yang longsor itu sepanjang 15 meter dengan kedalaman antara satu sampai dua meter. Longsoran tanah tersebut mengakibatkan warga terancam terisolir karena satu-satunya jalan antardesa yang menghubungkan antara Desa Margaluyu dan Desa Maraya.
Diperkirakan warga Cibeurih Desa Margaluyu berpenduduk sekitar 889 kepala keluarga terancam terisolir. Daerah itu memiliki tofografi berbukit terjal dan pegunungan tentu sangat rawan longsor jika musim hujan.
"Kami minta pemerintah daerah juga merelokasi sebanyak enam rumah yang berada di sekitar Sugai Cibeurih, karena kondisinya mengkhawatirkan terjadi longsor," ujarnya.
Menurut Yusup, kejadian bencana alam itu tidak ada korban jiwa dan hanya 21 rumah yang mengalami kerusakan.
Saat ini, kata dia, beruntung saat ini tidak ada hujan deras secara terus menerus, sehingga pemukiman warga selamat dari longsoran tanah.
Warga merasa khawatir jika kembali dilanda hujan deras dipastikan ruas jalan lebih parah bisa memutuskan sarana lalu lintas. "Saya yakin jika hujan seharian kemungkinan jalan antardesa terputus," ujarnya.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Muklis mengatakan, penyebab ambles jalan antardesa di Kecamatan Sajira akibat guyuran hujan terus menerus sehingga kondisi tanah labil.
Pemerintah daerah sudah menerjunkan petugas Dinas Bina Marga setempat guna melakukan upaya penanganan di daerah itu. "Kami juga minta masyarakat tetap waspada terhadap bencana alam, sehingga bisa mencegah terjadinya korban jiwa," katanya.
Yusup menambahkan, pihaknya belum mencabut status tanggap darurat sehubungan intensitas hujan disertai angin kencang masih berlangsung dengan kapasitas ringan, sedang hingga lebat. (Ant)

