tvOne Newsticker

Beranda

Live Streaming

Program tvOne

Rilis Pres

Jadwal

Indeks

Karier

Tentang Kami

Sabtu, 19 Mei 2012


Kabar Nusantara

Ratusan Warga Mataram Mengungsi Akibat Banjir

Sabtu, 18 Februari 2012 21:21 WIB

Mataram, (tvOne).

Sekitar 200 warga Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat mengungsi ke tempat yang lebih aman karena rumahnya terendam banjir.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram H Muharrar, di Mataram, Sabtu, (18/2) malam, menyebutkan, warga yang diungsikan berasal dari Lingkungan Otak Desa, Kelurahan Ampenan Utara dan Lingkungan Kebon Roek, Kelurahan Dayen Peken. "Jumlah kepala keluarga (KK) yang rumahnya terendam banjir sebanyak 75 orang, sehingga jumlah warga yang akan diungsikan ke tenda darurat mencapai ratusan," ujarnya.

Lokasi pengungsian bagi warga korban banjir, kata dia, dipusatkan di lapangan terbuka. Pihaknya akan membangun tenda darurat bantuan dari BPBD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai tempat tinggal sementara sambil menunggu air yang menggenangi rumah warga surut. "Ketinggian air yang menggenangi rumah warga di dua lingkungan tersebut hingga saat ini masih setinggi paha orang dewasa," ujarnya.

Menurut Muharrar, tindakan mengungsikan warga dilakukan karena kondisi banjir yang belum surut hingga malam hari. Air yang menggenangi rumah warga sulit mengalir karena drainase yang buruk dan diperparah dengan tumpukan sampah yang menyumbat saluran air.

"Hujan lebat yang turun sejak siang sekitar pukul 12.30 Wita hingga 17.30 Wita belum surut. Air tidak bisa mengalir karena drainase yang buruk dan tersumbat tumpukan sampah," ujarnya.

Selain mengungsikan para korban banjir, kata Muharrar, Pemerintah Kota Mataram juga sudah menyalurkan bantuan bahan makanan berupa beras dan mi instan serta selimut. Dia tidak bisa memperkirakan kapan warga bisa kembali ke rumah masing-masing karena belum ada tanda-tanda banjir akan surut meskipun hujan sudah berhenti.

Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Kebersihan Kota Mataram untuk menanggulangi masalah genangan air yang merendam rumah warga. "Masalah ini tidak bisa diselesaikan sendiri oleh BPBD. Makanya kami sudah hubungi instansi terkait. Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Kebersihan rencananya Minggu (19/2) akan turun untuk mengatasi masalah genangan air dan tumpukan sampah," ujarnya.

Selain di Kelurahan Ampenan Utara dan Dayen Peken, sejumlah kelurahan di Kota Mataram juga dilanda banjir, seperti di Kelurahan Kekalik Jaya dan Sekarbela, namun genangan air sudah mulai surut, sehingga BPBD tidak mengungsikan warga.

Banjir juga menggenangi rumah Dinas Pertambangan dan Energi NTB dan kantor milik pemerintah seperti Kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Dikpora) Kota Mataram dan Dinas Perkebunan NTB di Jalan Majapahit, dengan ketinggian air mencapai lutut orang dewasa. (Ant)

3098+at
Bookmark and Share
Komentar Kabar
Kirim Komentar