Beranda

Live Streaming

Program tvOne

Jadwal

Indeks

Karier

Tentang Kami

Kamis, 4 Juni 2015


Kabar Nusantara

Tujuh Korban Jembatan Ambruk di Bogor Belum Ditemukan

Senin, 20 Februari 2012 07:48 WIB

Jembatan ambruk di Sungai Cihideung, Bogor
(Antara/ Jafkhairi)

Bogor, (tvOne)

Pencarian tujuh korban jembatan putus yang hanyut di Sungai Cihideung, Kampung Pabuaran Kaum, Desa Cibanteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin  (20/2) pagi dilanjutkan, dengan mengerahkan 300 personel tim SAR gabungan dan relawan.

"Pencarian yang dimulai pukul 08.00 WIB itu, akan dioptimalkan, dengan harapan tujuh korban dapat segera ditemukan pada hari ini," kata Kepala Bidang Keselamatan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bogor Ma'mun HS.

Ia mengatakan jangkauan pencarian akan diperluas hingga ke perbatasan Rupin. Tim akan dibagi dalam lima SRU, masing-masing SRU akan mencari dan menyisiri dengan jalur darat, air dan penyelaman.

Terdapat tiga pos pencarian, pos pertama di TKP kejadian, pos ke dua di Jembatan Rancabungur dan pos ketiga di Jembatan Bendong Rumpin.

"Tim pertama akan mencari dan menyisir hingga pos ke dua lalu kembali lagi ke pos pertama. Begitu juga tim pos ke dua akan menyisir hingga pos ke tiga lalu kembali lagi ke pos ke dua," katanya.

Ma'mun mengatakan, cuaca hari ini cukup mendukung upaya pencarian sehingga dapat dilakukan penyelaman.

Selain itu arus air sungai juga relatif normal memudahkan tim untuk menyisir dengan perahu kareta.

"Akan dilakukan upaya penyelaman oleh tim SAR ada scuba diving BPBD, Delta Brimob II dan tim Basarnas," katanya.

Menurut Ma'mun ketujuh korban diperkirakan sudah meninggal dunia, sehingga upaya pencarian dioptimalkan agar jasat korban tidak rusa.

Peristiwa jembatan putus terjadi Minggu pagi sekitar pukul 10.00 WIB. Sekitar 22 orang warga yang terdiri dari ibu-ibu dan anak-anak baru pulang dari acara Maulid di kawasan Kampus Dramaga.

Para ibu-ibu dan anak-anak tersebut pulang dengan melintasi jembatan alternatif yang dibuat secara manual oleh masyarakat setempat.

Jembatan putus seketika saat sejumlah warga sedang menyebrang. 16 orang dikabarkan hanyut, delapan orang selamat dan delapan orang lainnya hanyut terseret arus. Satu korban ditemukan hari itu juga dalam kondisi tewas. Tujuh korban lainnya masih dalam pencarian. (Ant)

4203+as
Bookmark and Share
Komentar Kabar
Kirim Komentar