
Pasaman, (tvOne)
Bupati Pasaman Benny Utama mengatakan, masa tanggap darurat pascabanjir bandang ditetapkan berlangsung selama dua pekan ke depan dan tak tertutup bila dipandang penting dilakukan penambahan.Taksiran kerugian sementara akibat bencana yang melanda dua kecamatan di Pasaman sekitar Rp12,9 miliar.
"Kami masih terus melakukan verifikasi terhadap data kerusakan yang ditimbulkan, tak tertutup kemungkinan akan berkurang dari laporan sebelumnya," katanya, Kamis (24/2).
Benny mengatakan, dua kecamatan yang terkena dampak bencana banjir, meluputi Kecamatan Simapati dan Kecamatan Tigo Nagari. Untuk membuka akses jalan antar dua kecamatan sudah diturunkan alat berat membuang material longsor, katanya.
Jadi, sebagian besar akses jalan ke nagari-nagari sudah terjangkau dan terbuka dan petugas masih terus bekerja."Kondisi yang terparah akibat bencana di Nagari Simpang, Kecamatan Simpang," ujarnya.
Masyarakat yang sebelumnya sempat diungsikan sehari pascabencana banjir air bah sudah ada yang membersikan rumahnya.
"Bantuan tanggap darurat sudah disalurkan ke masyarakat dan tenaga medis sudah membentuk posko di kawasan lokasi bencana," ujarnya. (Ant)