tvOne Newsticker

Beranda

Live Streaming

Program tvOne

Rilis Pres

Jadwal

Indeks

Karier

Tentang Kami

Selasa, 22 Mei 2012


Kabar Nusantara

Kutai Timur Siapkan Rp10 Miliar Rehabilitasi Rumah Miskin

Minggu, 26 Februari 2012 19:44 WIB

Warga Miskin
(VIVAnews/Fernando Randy)

Sangata, (tvOne).

Pemkab Kutai Timur Kalimantan Timur mulai tahun 2012 mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 miliar untuk membangun dan merehabilitasi rumah masyarakat yang tergolong miskin dan kurang mampu.

"Anggaran Rp10 miliar itu rencananya untuk membangun dan merehabilitasi sebanyak 200 unit rumah warga miskin," kata Bupati Isran Noor, Minggu, (26/2).

Menurut Bupati Isran Noor, Pemkab pada tahun 2012 menganggarkan Rp10 miliar dari APBD II Kutai Timur, untuk program orang miskin dan kurang mampu terutama yang tidak berpenghasilan dan pekerjaannya yang tidak tetap.

"Dari dana sebesar Rp10 miliar itu nantinya akan digunakan untuk membangun dan merehabilitasi sebanyak 200 rumah warga tergolong miskin dengan nilai Rp50 juta setiap rumah," katanya.

Bupati Isran Noor didampingi Kasubbag Pemberitaan Bagian Humas Pemkab Kutai Timur, Imam Lutfi Sujono mengatakan, kriteria orang miskin yang bisa diberikan dana tersebut adalah dari segi penerimaan dan kemampuan warga.

Karena ada juga warga rumahnya kelihatan jelek, namun ternyata di dalamnya memiliki televisi, parabola, kendaraan sepeda motor dan lainnya, itu masih tergolong mampu jadi tidak berhak diberikan.

"Tetapi nanti kan ada tim yang turun lapangan meninjau dan mendata siapa-siapa yang berhak diberikan. Karena kita prioritaskan masyarakat yang benar-benar miskin dan tidak ada penghasilan," katanya.

Lebih lanjut dikatakannya tidak semua rumah baru dibangun melalui program ini, tetapi hanya direhabilitasi. Penetapan kategori rumah dibangun baru atau hanya direnovasi nanti akan ditentukan oleh tim di bawah Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (Bappemas), katanya.

Dikatakannya, program rumah miskin ini akan terus dilakukan dengan anggaran Rp10 miliar per tahun hingga lima tahun mendatang 2016. Setiap tahun dianggarkan melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (Bappemas) "Pembangunannya nanti agar menggunakan sistem PNPM-MP,dengan melibatkan langsung masyarakat untuk mengerjakannya," tambahnya. (Ant)

1751+at
Bookmark and Share
Komentar Kabar
Kirim Komentar