Beranda

Live Streaming

Program tvOne

Jadwal

Indeks

Karier

Tentang Kami

Anda & Pemilu

Jumat, 18 April 2014


Kabar Nusantara

Gunung Marapi Meletus Dua Kali Pagi Ini

Jumat, 2 Maret 2012 10:14 WIB

Bukit Tinggi, (tvOne)

Gunung Marapi yang berada di antara Kabupaten Tanahdatar dan Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mengalami dua kali letusan disertai semburan abu vulkanik dalam rentang waktu satu jam, pada Jumat (2/3) pagi.

Letusan pertama terjadi sekitar pukul 06.10 WIB disertai semburan abu vulkanik setinggi 200 meter dari puncak gunung, namun hanya berlangsung sekitar 5 menit. Letusan kedua terjadi sekitar pukul 07.00 WIB dengan semburan abu vulkanik diperkirakan mencapai 400-500 meter dari puncak gunung.

Semburan abu vulkanik yang kedua kalinya ini berlangsung cukup lama sekitar 20 menit. Abu vulkanik mengarah ke selatan atau menuju Kota Padangpanjang karena ditiup angin.
Semburan abu vulkanik terjadi pertama kali itu berwana hitam tebal dan diperkirakan jatuh di sekitar kawah gunung. Sementara semburan kedua kalinya sedikit tipis yang diperkirakan menghujani sekitar lereng gunung.

Setelah semburan abu vulkanik yang kedua kalinya itu tidak lagi terlihat apakah masih menyemburkan abu vulkanik atau tidak karena gunung telah ditutupi kabut asap.

Petugas Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Bukittinggi, Suparmo, menyebutkan, letusan terjadi pada gunung hanya dengan skala sedang sehingga hanya menyemburkan abu vulkanik.

"Saat ini gunung memiliki tinggi 2.891 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu tidak lagi terlihat menyemburkan abu karena telah ditutup kabut tebal," kata dia.

Seismometer dan digital analog masih mendeteksi adanya letusan. PVMBG masih merekomendasikan gunung waspada level II dan melarang masyarakat masih dianjurkan untuk tidak mendaki lebih dari 3 kilometer dari puncak.

Ia menyebutkan, sejak peningkatan aktivitas pada tanggal 3 Agustus 2011, gunung hampir tiap hari mengeluarkan asap hitam dan abu vulkanik.

Salah satu gunung aktif di Sumbar pada tanggal 3 Agustus 2011 sempat mengeluarkan abu vulkanik berbau belerang dengan ketinggian mencapai 1.000 meter, dan menjangkau sejumlah daerah di Sumbar, seperti Agam, Tanahdatar, Padangpariaman, dan Padangpanjang.

Gunung Marapi terakhir kali meletus pada tahun 2005. Dalam kondisi aktif normal, gunung yang berdampingan dengan Gunung Singgalang dan Tandikek itu menjadi salah satu tujuan bagi pendaki dari dalam maupun dari luar Sumatera Barat.

Setiap pergantian tahun baru, gunung selalu ramai oleh pendaki. Akses pendakian Gunung Marapi mudah dicapai. Jalur pendakian dimulai dari Kotobaru, Tanahdatar. (Ant)

1837+as
Bookmark and Share
Komentar Kabar
Kirim Komentar