
Bandung, (tvOne)
Aktivitas Gunung Tangkuban Perahu, di Kabupaten Bandung Barat, Jabar, mengalami peningkatan sejak Minggu (2/9) malam, akibatnya pedagang di sana untuk sementara waktu dilarang berjualan.
"Sejak tadi malam atau sekitar pukul 22.00 WIB tremornya meningkat. Makanya pedagang yang ada di sana, disuruh untuk turun atau tidak berjualan," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat Maman Sulaeman, ketika dihubungi melalui telepon, Senin.
Aktivitas Gunung Tangkuban Perahu tadi malam, kata Maman, hampir sama dengan kondisi pada tahun 2005 silam. "Kondisi tadi malam sampai sekarang itu sama dengan kondisi tahun 2005, seismografnya juga hampir sama dengan tahun 2005," katanya.
Dikatakannya, BPBD Kabupaten Bandung Barat juga telah menyiapkan tujuh posko untuk memantau keadaan Gunung Tangkuban Perahu. "Total ada tujuh posko, diantaranya ada di Lembang, Cikole, Jayagiri," kata dia.
Diutarakannya, sebagai bentuk antisipasi, mulai hari ini hingga waktu yang belum ditentukan, Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Perahu tidak dibuka untuk umum. "Sehingga, pengunjung tidak bisa datang ke lokasi. Ini untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan," ujar Maman.
Pihaknya menambahkan, walaupun sudah ada peningkatan status namun belum ada instruksi untuk mengungsikan warga sekitar. (Ant)