Beranda

Live Streaming

Program tvOne

Jadwal

Indeks

Karier

Tentang Kami

Anda & Pemilu

Minggu, 20 April 2014


Kabar Nusantara

TNI-Polri Buru Penembak Lima Anggota TNI di Kabupaten Puncak Jaya

Kamis, 21 Februari 2013 15:43 WIB

Jakarta, (tvOne)

Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Laksamana Muda TNI Iskandar Sitompul mengatakan jajaran Kodam XVII Cenderawasih dan Polda Papua dikerahkan untuk mencari penembak lima anggota TNI di Kabupaten Puncak Jaya, Papua. "Kodam XVII Cenderawasih dan Polda Papua telah berkoordinasi untuk mencari pelaku yang merupakan kelompok sipil bersenjata. Pelaku ini merupakan pemain lama," kata Kapuspen ketika dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

Namun Kapuspen tidak menyebutkan pelaku penembakan itu berasal dari kelompok mana, termasuk fokus pencarian pelaku penembakan itu. "Kita cari saja pelakunya di daerah Puncak Jaya," kata Iskandar seraya mengatakan saat ini anggota TNI yang tewas itu telah dievakuasi.

Ia menjelaskan selain lima anggota TNI yang tewas tertembak, ada tiga warga sipil yang ikut tertembak. Dua diantaranya tewas, sementara satu orang warga lainnya tertembak di bagian lengan kiri.

Sebelumnya dilaporkan, kelima anggota TNI tewas itu saat penyerangan yang dilakukan kelompok sipil bersenjata di Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya, dan di Sinak, Kabupaten Puncak.

Anggota TNI yang tewas di Tingginambut adalah Pratu Wahyu Wibowo, sedangkan yang tewas di Sinak adalah Sertu M Udin, Sertu Frans, Sertu Ramadhan dan Pratu Mustofa. Kasus penembakan di Tingginambut itu terjadi sekitar pukul 09.45 WIT hingga menewaskan Pratu Wahyu Widodo serta mencederai Lettu Inf Reza.

Sebelum menyerang pos keamanan di Tingginambut, baik pos TNI maupun Brimob, kelompok sipil bersenjata juga menembaki pos TNI di Kolose yang berjarak sekitar lima kilometer dari Tingginambut.

Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Christian Zebua mengatakan khusus untuk kasus penembakan di Sinak, tercatat dua warga sipil tewas tertembak. Pangdam belum dapat informasi baru tentang perkembangan didaerah itu karena sulitnya komunikasi.

Dikatakannya pihaknya saat ini masih terus melakukan koordinasi dengan kepolisian, khususnya tentang langkah selanjutnya yang akan diambil. "Saya sudah minta agar anggota menahan diri dan selalu waspada," kata Zebua. Sinak sendiri saat ini masuk dalam Kabupaten Puncak yang merupakan daerah pemekaran dari Kabupaten Puncak Jaya. (Ant)

2775+ed
Bookmark and Share
Komentar Kabar
Kirim Komentar